Dengan nama Allah yang Maha Baik.
Kelmarin waktu solat jumaat, sang khotib menceritakan sebuah hadis tentang seseorang ulama yang hendak masuk syurga.
Allah berkata "Wahai malaikat, masukkan dia ke surga karena rahmat-KU"
Sang ulama protes. "Kenapa karena rahmat-Mu? Bukankah aku telah banyak berbuat amal sholeh?".
Lalu Allah berkata "Kalau begitu, wahai malaikat! coba timbang besar mana nikmat matanya dengan amal sholehnya selama ini!"
Setelah ditimbang ternyata masih berat nikmat mata. Sang Ulama langsung memohon ampun atas kekeliruannya dan akhirnya masuk surga.
Kemudian sang khotib menyimpulkan kita masuk surga bukan karena amal soleh yang telah kita lakukan tapi karena nikmat Allah. Tadi pagi lihat sebuah buku di Toko Buku yang berjudul "Masuk Surga Tanpa Hisab". Buku tersebut juga menceritakan hadis yang sama.
Cerita yang bagus untuk sebuah motivasi. Namun sayang, sedikit bertentangan dengan Al-Qur'an. Banyak ayat dalam Al-Quran yang menyatakan kita dimasukkan ke surga disebabkan amal soleh yang kita lakukan.
Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, Maka bagi mereka surga tempat kediaman, sebagai pahala terhadap apa yang mereka kerjakan. (Q.S As Sajadah (32) :19)
….tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka Itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang Tinggi (dalam syurga). (Q.S. Saba' (34) : 37)
….dan diserukan kepada mereka: "ltulah surga yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan." (Q.S. Al-A'raf (7) : 43)
….masuklah kamu ke dalam syurga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan". (Q.S. An-Nahl (16) : 32)
Dan Itulah surga yang diwariskan kepada kamu disebabkan amal-amal yang dahulu kamu kerjakan. (Q.S. Adz-Zukhruf (43) : 72)
Kita masuk neraka juga akibat perbuatan kita sendiri :
….Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. (Q.S. Al-An'am (6) : 70)
Secara langsung perbuatan kitalah yang mengantarkan kita ke surga atau neraka. Tapi perlu diingat bahwa kita dapat berbuat baik adalah berkat nikmat berupa petunjuk dan bimbingan dari Allah. Kalau bukan karena nikmat (petunjuk) dari Allah tentu kita bisa tersesat dari jalan yang lurus. Jadi bisa dikatakan secara tidak langsung kita masuk ke dalam surga karena rahmat Allah SWT (atau lebih tepatnya karena nikmat Allah).
"Jikalau tidaklah karena nikmat Tuhanku pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka)" (Q.S. Ash-Shaffaat (37) : 57)
Nikmat yang mana? Karena ada banyak nikmat Allah. Tentu saja yang dimaksud adalah nikmat berupa petunjuk kepada iman dan islam. Bukankah nikmat terbesar kita saat ini adalah nikmat iman dan islam?
"….Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku padamu dan telah Aku ridhoi Islam sebagai agamamu." Q.S. Al-Maidah (5) : 3
"... Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. mereka Itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus, Sebagai karunia dan nikmat dari Allah. dan Allah Maha mengetahui
lagi Maha Bijaksana. (Q.S. Al Hujurat (49) : 7-8
"...takutlah kepada-Ku dan agar Ku-sempurnakan nikmat-Ku atasmu, dan supaya kamu mendapat petunjuk". (Q.S. Al-Baqarah (2) :150).
Rasulullah SAW juga bersabda, Amal tidak akan memasukkan seseorang di antara kalian ke surga dan tidak pula menyelamatkannya dari neraka. Demikian juga saya, kecuali dengan rahmat Allah swt. (hadith riwayat muslim)
Jadi kesimpulannya, Jika dikatakan kita masuk surga karena rahmat (nikmat) Allah adalah benar. Tapi jika dikatakan kita masuk surga BUKAN karena amal soleh yang kita lakukan adalah salah. Amal soleh ialah penyebab langsung sedangkan nikmat Allah ialah penyebab tidak langsung.
sumber rujukan : Al-Quran,hadith sahih,pemikiranislam.net ,irdy74.multiply.com
Wallahualamfissawab~
nota fafie: sy cari dalil2 psl ni slps dgr tazkirah ustaz kat msjid td ade sebut psl ni sikit..
jadi marilah kita sama2 beramal smbil memohon rahmat dr Allah SWT dan keampunan drNYa
jgn sesekali riak,bgga,rasa dah cukup buat amal...kerna sgla2nya bgntung pd rahmat Allah..
amal tnpa mdpt rhmat drNya, amatlah rugi. nauzubillahminzalik...
carilah keredaan ALLah SWT dlm beribadah pdNYa..
Allahuakbar.
moga kita semua dirahmati Allah...insyaAllah,AMIN3..
mlm ni 27 rmdhn.jgn lepaskn peluang keemasan!carilah mlm lailatul qadr..moga kita semua dpt btemu dgnnya dan mdpt barakah drpd Allah.qiamullail itu tidak susah,jom kita sama2!Allah da bg peluang,knp ad yg x nak ambil peluang itu? ssghnya,mlm lailatul qadr lebih baik dr 1000bulan,bsamaan 83+ tahun pahala amal ibdtnya.kita blum tentu hidup smpai 84 thn kan?cukupkah amal kita selame ni? TIDAK MUNGKIN cukup. jadi,rebutlah peluang di bln yg mulia ni...wallahualam..igtn kpd semua tmasuklah diri yg kerdil hina ini~:)